Dialek dari Teman
Oleh: Intan Kartika Jati
HOBI YANG TERTUNDA
Perasaaan masih tentang keraguan yang sampai saat ini ada
padahal dari lama pengen banget aku realisasikan yaitu menulis. Sebenernya sih banyak banget tulisan aku yang belum
sempet aku buat dalam bentuk digital, yaaa masih ukiran dan tulisan tangan yang
asal-asalan aja sih ngobrolin tentang
keseharian aku. Tapi gak tau kenapa saat ini aku terinspirasi untuk menulis dan
pengennya sih bisa di share juga, bukan tanpa alasan. Karena
aku pengen semua yang aku tulis ada hikmah dan makna dari cerita yang
tersembunyi. Aku seneng banget baca apapun selagi itu aku suka dan penting
menurut aku yaaa, tapi kadang untuk menulis dirasa sangat berat, mungkin karena
faktor minder karena takut hal-hal yang aku sampaikan kurang menarik kali yaaa,
tapi sudah aku putuskan bahwa untuk menulis suatu tulisan bukan hanya menunggu
sampai kita “rasa” bisa, tapi dicoba! Tulisan inipun aku sampaikan dalam bentuk
digital karena selain untuk arsip pribadiku juga buat semua orang yang
membacanya dapat memaknai suatu tulisan dengan prinsip dan persepsi
masing-masing orang.
Menjadi suatu tantangan juga siiih untuk aku pengen bisa menyampaikan tulisan-tulisan aku ini,
terlebih banyak banget temen-temen aku yang udah punya tulisan dalam bentuk
digital bahakan sudah ada yang mengeluarkan beberapa buku hasil karyanya, namun
aku belum pernah sama sekali mempublish apapun
tulisan yang pernah aku buat, sebenernya juga terinspirasi dari itu juga.
Dengan tulisan, aku dapat menyampaikan apapun keluh kesah yang dapat menjadi
pembaca mungkin dapat merasakan hal yang sama juga dengan perasaanku pada saat
aku menulis
“cari
dari mana saja hal yang menginspirasi atau menarik imajinasimu. Nikmati
film lama, film baru, musik,
buku, lukisan, foto, puisi, mimpi, percakapan
sembarang, arsitektur, jembatan,
penanda jalan, pohon, awan, perairan, cahaya,
dan bayangan. Curi yang langsung
menarik perhatianmu saja, jika kamu lakukan
ini, karya (dan curianmu) akan
menjadi autentik.”—Jim Jarmusch
Menjadikan tulisan yang dapat bermanfaat namun sembarang,
tak apa. tapi ada kepuasan yang tidak dapat aku dapatkan dari hanya sekedar
membaca tulisan orang lain, namun dapat pula menginspirasi untuk dapat menulis
sesuai dengan keinginan.
Hobi yang tertunda bahkan sampai dapat direalisasikan tidak
mudah untuk mendorong hati sekuat mungkin, tapi akan ku percayakan bahwa semua
tulisan ini akan menjadi arsipku atau bahkan arsip kalian juga sebagai pembaca.
Kalau belum terlaksana, belum dapat dikatakan hobi kan? Melainkan hanya sekedar
angan. Banyak hal yang akan aku tulis dalam buku catatan digital ini. Namun,
saya akan belajar untuk menghargai diri sendiri terhadap suatu karya pribadi
dan melakukan suatu perbaikan bahkan tidak akan sama sekali mengubah suatu
tulisan.
Aku menciptakan suatu tulisan karena aku suka! Menuliskan
setiap tulisan yang aku suka dan yang aku ingin tuliskan. Mungkin sama halnya
dengan setiap perjalanan seseorang yaitu “jalani apapun yang kamu sukai, tanpa
membuat kerugian untuk orang lain”.
Welcome to Stunning
Writing!
KATAK HIJAU
Pagi itu masih berembun, dingin. Semilir angin enggan pergi
menyelimuti, meski masih banyak yang berkubu kesana kemari mencari cahaya
terang keberadaan benderang pagi, entah ia pergi kemana, namun ada dalam diam.
Ada yang sudah menemukan, ada juga belum. Akan selalu ada yang iri dalam hal
ini, entah siapa. Hari yang menjadi penentu seakan dilain waktu tak akan pernah
kembali lagi
Aku hanya seorang ikan, bukan tentang bagaimana aku hidup
tapi tentang kehidupan. Bukan bagaimana aku hidup, tapi bagaimana aku
mempertaruhkan hidup. Apakah ikan akan menajadi makhluk besar atau mati dalam
keadaan kecil dan kerdil. Semua akan beranggapan beda dari yang lain, bukan
karena itu, karena sebuah perspektif semata. Hanya bisa membandingkan yang
terbaik tanpa dapat berbuat apapun, alam seakan enggan dengan datangnya cahaya
yang menerangi, namun jangan hawatir, pepohonan akan dan masih akan terus
hijau, bukan karena yang lain namun semua akan terasa hidup apabila ada yang
menghidupkan.
Suatu ketika dipagi yang cerah dengan setiap kesibukan
dipagi hari, berbondong-bondong seakan menunggu penentu. Penentu hidup dan
mati, seakan. Aku bertemu seekor katak hijau temanku, dengan bangga memberikan
wejangan tentang kehidupan yang menyiratkan seakan dunia ini akan baik-baik
saja, pagi akan selalu menyajikan keadaan yang sama dimanapun tempatnya, namun ia
menyarankan untuk tetap pada lajurmu sebagai makhluk pemberani dan pejuang
untuk tidak berhenti mendayung dalam air. Bukankah kita harus mengikuti arus
air? Namun pertanyaan itu salah, tapi ikan akan selalu menerobos tenaga air
yang tidak pernah satu arus dengan keinginannya, menjadikan dirinya kuat dan
hebat dalam keadaan dan situasi apapun yang ia lakukan, dan begitu seterusanya
dan selamanya.
Bagaimana jika katak hijau memberikan pertanyaan tentang hal
mendalam bagaimana suatu pilihan yang sulit, dalam keadaan terpuruk, entah
apapun itu, namun aku harus tetap hidup dengan simbiosis yang ada didalamnya,
apakah pilihan ini tidak sangat menyulitkan dan memberikan suatu tanya. Kamu
dilahirkan dari hal yang kecil, dan akan tumbuh menjadi seekor ikan yang besar.
Namun, hidupmu adalah pilihanmu, tentang perspektifmu tentang besarnya duniamu.
Menjadikan ikan kecil dalam suatu kolam yang besar, atau menjadi suatu ikan
yang besar dalam suatu kolam yang kecil. Itu adalah pilihan, bukan lalu
bertanya! Tapi menjadi suatu tanggung jawab dalam keadaan apapun itu
menjaikanmu kuat.
Dipagi yang redup
Terinspirasi dari salah
satu sahabat yang sedang kalangkabut
Saat itu…
Tasikmalaya, 14 Juli
2017
MUSIK POP
Sering mendengrkan bahkan dapat diulang beberapa kali, namun
pada akhirnya bosan! Sudah tidak heran lagi bagi setiap orang memiliki dan
menyukai musik yang berbeda, entah apa yang membedakan, sama terdengar dan sama
memiliki kalimat, bersya’ir. Namun bukan tentang itu, tapi disetiap hari selalu
ditanyakan hal yang serupa tentang apa musik yang kalian sukai dan menjadi
inspirasi dipagi hari, apakah yang menjadi tranding
topic atau yang lama namun melegenda atau bahkan yang ada dapat didengar
saja asal nikmat didenga? Hahaha… itu tergantung
Apakah mendengarkan musik menjadi hidupmu lebih berkelas?
Atau menjadi pendongkrak karena kamu tahu tentang semua lagu, namun masih bisa
bernyanyi? Tidak semua! Bahkan untuk
tetap pada genre yang sama tak ayal seseorang sangat mudah bila hanya untuk
mendengarkan, yaaa hanya mendengarkan. Selebihnya? Sudah barang tentu hanya
sebagai penikmat dan tak pernah menjadi penyemangat disetiap kehidupan dan
setiap hari, dan akan menjadi penikmat musiman, bukan penikmat sungguhan.
Lalu apa yang dilakukan setelah ini? Jangan tanyakan apa
kelebihan dari musik pop, pantas. Ia nikmat didengar setiap hari bahkan diputar
beberapa kali, namun setelah bosan dan bukan dalam jamannya lagi? Musik yang
diagungkan setiap paginya akan hilang digantikan dengan judul musik pop yang
lain, bahkan akan digantikan dengan genre
lain, bahkan akan menyebalkan jika judul lagu itu terdengar kembali dimasa ini.
Dalam perasaan yang
mendalam
Tentang cara pandang
Dalam ruangan dengan
musik pop berjudul
yang sudah bukan lagi
pada jamannya
PALUNG JIWA
Menyakinkan membalas sesuatu hal yang bukan menjadi
keinginan
Hanya demi cinta yang dapat menghentikan seluruh kehidupanku
Tidak ada keikhlasan dalam jiwamu yang tidak bisa mengerti
atas bahasa perasaaan yang mendalam
Terkubur dalam relung waktu, yang sekali lagi bahwa aku tak
mengerti apa perasaaan ini sebenarnya
Bagaimana jika kau yang berdiam disampingku namun tak dapat
duniamu disisiku
Semakin aku merantaimu, semakin cengkraman itu menggapaimu
dari sisiku
Aku hanya ingin kau duduk bersamaku dan tetap menatapku
dengan hati yang penuh, bukan ketakutan jika aku tak bisa melihatmu esok, entah
kita akan berpisah oleh waktu yang lama atau bahkan tak akan menjadi duniamu
lagi
Merindukan senyummu yang memudar seiring berjalannya waktu
Aku tak pernah menginginkan hal ini terjadi dengan kondisi
apapun, untukku semua akan menjadi pelajaran dihari esok bahwa aku ingin
bersama dengan egoku namun kau dapat memahami apa arti perasaan yang aku
rasakan
Kekhawatiran selalu menghampiriku dengan tiba-tiba seakan
dapat menghentikan dan membunuhku pada saat itu juga
Pahamilah dengan perasaanku…
Bukan karna aku ingin dimengerti dengan seluruh perasaanku,
namun kondisikanlah hatiku
Belajarlah memaknai setiap situasi yang tak mudah dalam
kondisi seperti apapun
Membuatmu jatuh cinta padaku kembali itu sangat sulit, namun
akan ku perbaiki seluruh kesalahan dimasa lalu dalam masa depan yang kau ajarkan
padaku
02 Agustus 2016
AGUSTUS
Selalu menjadi rasa yang berbeda, menikmati dan dirasakan
dengan seksama. Dipertengahan bulan yang sama, selalu terjadi bahkan selalu
dinanti. Entah apa yang menjadi pembeda. Tanpa disadari setiap jemari bergeming
ingin sekali kembali, namun hanya ingin. Menawarkan kegelisahan dalam diri
meski tak tersampaikan dengan pasti. Lalu,
ada apa dengan Agustus? Lebih dari apa yang ditawarkan dalam sebuah bulan,
senyum itu selalu ada, entah. Tapi ingin sekali menghapusnya
Angin selalu bertanya pada keadaan ini, apa yang terjadi.
Namun tak ada jawaban pasti, selalu ingin kembali di bulan ini, meski perih.
Iya menatap dengan harap namun enggan, apakah yang difikirkan sama? Tidak
pantaskah suatu waktu bulan ini pergi entah kemana? Tidak! Bulan ini akan
selalu kembali dan berulang
Senyum itu masih. Menggetarkan angin, hampir meruntuhkan
palung! Besar keinginan untuk selalu kembali, bagaimana jawaban angin dan
perasaan yang terselip, akan selalu ada, namun sulit diungkapkan. Aku hanya
ingin angin bawa pergi entah kemana, namun bila kembali lagi meski menawarkan
hembusan yang berbeda di bulan lain
Dan aku ingin kau memilih…
Kala pesan itu kembali
dan
menggetarkan hati
Malam 17 Agustus 2017
Komentar
Posting Komentar